KHUTBATUL HAJAH PDF

For [this sermon] embraces the glorification and the commendation conferred upon the Creator of the Universe. It comprises of the servitude of the slave and his need for his God, and [the Diety] which is to be Worshipped. This is proceeded by the affirmation of his recognition of the testimony of faith concerning Allah the Exalted, the Majestic, and his Lordship. The hadeeth scholar Shaykh Muhammad Naasir al-Deen al-Albaani rahimahullaah wrote an entire treaty on al-Khutbatul Haajah in which he compiled all its isnaads and commented on it. Man yahdih Illaahu falaa mudilla lahu wa man yudlil falaa haadiya lahu.

Author:Fesida Kazilkis
Country:Bahrain
Language:English (Spanish)
Genre:Technology
Published (Last):7 July 2016
Pages:198
PDF File Size:7.12 Mb
ePub File Size:6.75 Mb
ISBN:180-3-88183-417-1
Downloads:73554
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kazijar



Namun saya belum pernah mendengar kata-kata engkau tersebut. Muslim: Ya, demikianlah pengaruh dahsyat khutbah hajat bagi orang-orang yang memahaminya.

Pujian kepada Dzat Pencipta Alam. Ibadah seorang hamba dan kebutuhannya kepada Allah serta permintaannya kepada Allah dalam segala urusannya. Persaksian bahwa tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah saja dan tidak ada rasul yang diikuti kecuali Rasulullah [2]. Masalah ini semakin bertambah sangat jelas bila kita ingat apabila khutbah ini sering diulang-ulang dan ditekankan.

Hal yang menunjukkan tingginya kedudukannya dan pentingnya isi kandungannya [4]. Tujuan Penulisan Hati ini terdorong untuk menulis masalah ini dengan dua tujuan inti: Pertama: Menghidupkan dan menyebarkan sunnah khutbah hajat ini. Kedua: Memahami isi kandungan khutbah hajat yang penuh dengan mutiara-mutiara hikmah. Kita berdoa kepada Allah agar menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang menghidupakn sunnah Nabi-Nya dan memahami makna kandungannya. Segala puji hanya bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami.

Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menye-satkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.

Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan menggunakan Nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan peliharalah hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan menga-wasimu. Oleh karenanya, para ulama salaf sejak dahulu hingga sekarang selalu meninggalkan khutbah hajat dalam tulisan-tulisan mereka!

Dan karenaya pula, para ulama ahli hadits mencantumkan khutbah ini dalam kitab nikah. Tidak ragu lagi bahwa buah karya dan tulisan merupakan kebutuhan penting kaum muslimin. Lantas kenapa harus dibeda-bedakan?! Pengiringan ini menunjukkan tentang pentingnya dan populernya. Maka sebagaimana tasyahhud sholat itu mencakup semua sholat baik sholat wajib maupun sholat sunnah, maka demikian juga tasyahhud dalam hajat mencakup semua hajat baik khutbah, muhadharah, kitab dan sebagainya.

Hal yang memperkuat keumuman disyariatkannya khutbah ini dalam amal sholeh adalah hadits Ibnu Abbas riwayat Imam Muslim tentang kisah datangnya Dhimad ke Mekkah dan Nabi menyampaikan khutbah berbarakah ini padanya lalu kemudian dia masuk Islam setelah mendengarnya, padahal saat itu tidak ada akad pernikahan sama sekali [7]!!

Para ulama salaf bersepakat untuk meninggalkannya dalam tulisan? Anggapan ini tidak benar dan bertentangan dengan kenyataan, karena para ulama salaf sendiri menyatakan tentang disyariatkannya hal itu dalam tulisan juga. Lalu beliau membawakan khutbah hajat dan hadits-haditsnya. Dan nikah termasuk diantaranya, karena menjaga perkara sunnah dalam ucapan dan perbuatan pada semua ibadah dan adat merupakan jalan yang lurus.

Hal ini diperkuat dengan sebagian riwayat. Oleh karenanya, selayaknya bagi kita untuk menyelam guna menggapainya. Sungguh, betapa sering kita mendengarnya! Betapa sering kita menyampaikannya! Tapi sudahkah kita benar-benar memahaminya?!! Berikut ini saya mengajak saudara-saudara kami untuk bersama-sama menggali sebagian mutiara tersebut, semoga bisa dijadikan sebagai jembatan untuk meluaskan jalannya: Memuji Allah, Pembuka Khutbah [10] Nabi Muhammad selalu membuka khutbahnya dengan al-hamdalah memuji Allah.

Tidak ada satu haditspun yang menunjukkan bahwa beliau membukanya dalam khutbah hari raya maupun selainnya dengan takbir. Jawabannya: karena kesempurnaan nama dan sifat-Nya dari segala segi. Demikian juga karena banyaknya kenikmatan yang Dia berikan kepada kita semua. Bila ada yang bertanya: Apakah jiwa memiki kejahatan?! Obat dua penyakit ini adalah kesempurnaan iman kepada Allah dan merenungi akibat perbuatan sehingga dapat mengerem seseorang dari lembah kemaksiatan.

Kemaksian juga memiliki dampak negatif juga bagi masyarakat dalam perekonomian dan keamanan mereka. Demikian juga sebaliknya, apabila Allah mentakdirkan seseorang untuk tersesat maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk sekalipun dia seorang Nabi, karena hanya di tangan Allah-lah segala urusan.

Tidak bersandar pada diri sendiri karena hal itu akan mengantarkan kepada penyakit ujub bangga diri. Memahami Makna Syahadatain Hal ini sangat penting sekali, karena inilah kunci kebahagiaan dunia dan akherat.

Taqwa dan Pembenahan Bathin Hal ini dipetik dari kandungan tiga ayat yang dibaca oleh Rasulullah, yang semuanya menganjurkan untuk taqwa dan pembenahan bathin, karena memang taqwa merupakan kunci kebahagian dunia dan akherat dan pembenahan hati berarti pembenahan anggota tubuh lainnya. Maka merupakan kewajiban bagi kita semua untuk lebih memperhatikan masalah bathin daripada hanya sekedar penampilan luar.

Oleh karena itu menantang para sastra Arab untuk mendatangkan semisalnya! Kedahsyatan pengaruhnya bagi pribadi secara khusus berupa kesejukan hati bagi pembacanya dan manusia secara umum sehingga betapa banyak negeri ditaklukkan dengannya!!.

Menyebabkan perpecahan dan pertikaian diantara umat. Mematikan sunnah Nabi. Aduhai, dari manakah mereka mendapatkan wahyu pengecualian tersebut?!! Bukankah ini berarti sebuah kritikan kepada hadits Nabi dan pengkhususan dari keumuman tanpa dalil?!! Sebenarnya masih banyak dalam benak ini beberapa masalah yang ingin dituangkan, tetapi semoga saja yang sedikit ini bisa bermanfaat dan berbarokah bagi diri kami dan saudara-sauadara kami semua.

HOLLOW PLANETS JAN LAMPRECHT PDF

Khutbatul Hajjah in Arabic With English Translation

Namun saya belum pernah mendengar kata-kata engkau tersebut. Muslim: Ya, demikianlah pengaruh dahsyat khutbah hajat bagi orang-orang yang memahaminya. Pujian kepada Dzat Pencipta Alam. Ibadah seorang hamba dan kebutuhannya kepada Allah serta permintaannya kepada Allah dalam segala urusannya.

CANON DR-7090C PDF

KHUTBATUL HAJAH PDF

It is what the Imam says when the jumah starts. I heard many speakers begin their talks with this and I would like to learn it. Al-Nisaai reported that Abd-Allaah ibn Masood may Allaah be pleased with him said: The Prophet peace and blessings of Allaah be upon him taught us Khutbat al-Haajah: Al-hamdu Lillaahi nastaeenahu wa nastaghfiruhu, wa naoodhu billaahi min shuroori anfusinaa wa sayiaati amaalinaa. Man yahdih Illaahu falaa mudilla lahu wa man yudlil falaa haadiya lahu. Wa ashhadu an laa ilaaha ill-Allaah wa ashhadu anna Muhammadan abduhu wa rasooluhu Praise be to Allaah, we seek His help and His forgiveness. We seek refuge with Allaah from the evil of our own souls and from our bad deeds.

Related Articles